
Sekolah Islam Binakheir kembali menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Mengusung tema “Meneladani Cinta Rasulullah SAW, Menyatukan Hati, Menguatkan Ukhuwah”, kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW.
Kegiatan Maulid Nabi ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Jamiat Kheir, Dr. Umar Alhadad, M.A., serta Lurah Sukmajaya. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak kepada para peserta didik.
Acara berlangsung dengan suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Para siswa, guru, serta seluruh tenaga kependidikan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Peringatan Maulid tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadikan kehidupan beliau sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui tema “Meneladani Cinta Rasulullah SAW, Menyatukan Hati, Menguatkan Ukhuwah”, para peserta diajak untuk memahami bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui lisan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku. Akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, rendah hati, jujur, sabar, serta peduli terhadap sesama menjadi contoh yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari
Rasulullah Muhammad SAW merupakan sosok teladan terbaik bagi umat Islam. Beliau mengajarkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan di sekolah. Para siswa diharapkan mampu menerapkan keteladanan Rasulullah SAW melalui perilaku sederhana, seperti menghormati guru, menyayangi teman, saling membantu, menjaga tutur kata, serta membangun lingkungan sekolah yang penuh dengan sikap saling menghargai.
Semangat menyatukan hati dan menguatkan ukhuwah juga menjadi pesan penting dalam kegiatan ini. Perbedaan karakter, latar belakang, dan kemampuan bukanlah alasan untuk saling menjauh, melainkan menjadi kesempatan untuk belajar saling memahami, menghargai, dan mempererat persaudaraan.
Menjadikan Maulid sebagai Momentum Refleksi
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar SMP Islam Binakheir untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Semangat cinta kepada Rasulullah SAW hendaknya tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, sekolah berharap para peserta didik tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu meneruskan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.
Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar SMP Islam Binakheir, mempererat tali silaturahmi, menyatukan hati, serta semakin menguatkan ukhuwah di antara seluruh warga sekolah dan masyarakat.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Aamiin.











BINAKHEIR ISLAMIC SCHOOL – merupakan sekolah atau lembaga pendidikan formal tingkat Pra-TK/TK, SD dan SMP yang berada di bawah Yayasan Pendidikan Jamiat Kheir, Sebuah Yayasan Pendidikan tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1901.